Perkembangan kesehatan mental menurut Allpot
Allport
memiliki kepercayaan yang berbeda dari Freud, menurutnya kepribadian dewasa
merupakan fungsi dari masa sekarang dan masa yang akan datang, bukan
berdasarkan masa lalu. Namun
ia menjelaskan beberapa perbedaan pengalaman anak-anak neurotis dengan
anak-anak normal. Ia memperhatikan hubungan bayi-orang tua dalam hal keamanan
dan kasih sayang, dimana anak-anak yang mendapatkan keamanan dan kasih sayang
yang baik akan tumbuh dengan kepribadian positif dan akan menjadi orang dewasa
yang sehat dan matang. Sedangkan anak-anak dengan hubungan bayi-orang tua yang
kurang baik dalam hal keamanan dan kasih sayang akan menjadi pribadi yang
agresif, suka menuntut, dan iri hati.
Meskipun
begitu Allport tidak memberikan gambaran yang jelas mengenai pertanyaan apakah
anak-anak dengan hubungan bayi-orang tua yang kurang baik akan terus berkembang
menjadi pribadi neorotis atau dapat diperbaiki dengan adanya hubungan yang baik
dengan orang lain seperti guru, saudara
dan pasangan. Hal tersebut karena Allport tidak begitu tertarik dengan
kepribadian neoritis, melainkan lebih fokus pada kepribadian sehat.
Yang
dimaksud kepribadian sehat menurut Allport
Menurut
Allport kepribadian sehat adalah kepribadian yang matang. Dikatakan bahwa untuk
mencapai kondisi yang matang itu melalui proses hidup yang disebutnya dengan
proses becoming. Kepribadian yang matang ini memiliki beberapa kriteria menurut
Allport, yaitu:
1.
Perluasan perasaan diri
Saat seseorang telah menjadi matang, ia akan berfokus pada
hal-hal diluar dirinya, namun hal tersebut tidaklah cukup. Ia harus langsung
ikut berpartisipasi dalam fokus diluar dirinya tersebut. Semakin ia terlibat
dalam aktivitas tersebut semakain sehat secara psikologis.
2.
Hubungan diri yang hangat dengan orang lain
Ada dua macam kehangatan dalam hubungan dengan orang
lain meurut Allport, yaitu:
-
Keintiman
Orang yang sehat secara psikologis akan mampu memperlihatkan
keintiman dengan orang lain, baik dengan orangtua, saudara maupun pasangan. Hal
itu merupakan bentuk perluasan diri yang baik.
-
Kapasitas perasaan terharu
Orang yang sehat secara psikologis memiliki kapasitas untuk
dapat memahami penderitaan atau kesakitan orang lain (berempati).
3.
Keamanan emosional
Seseorang yang sehat secara psikologis dikatakan mampu
menerima diri apa adanya, termasuk kelemahannya tanpa menyerah secara pasif
atas kekuranganya tersebut. Orang yang sehat juga dikatakan dapat mengontrol
emosinya dengan baik.
4.
Persepsi realitas
Orang yang sehat akan memandang dunia secara objektif,
mereka menerima realitas apa adanya tanpa percaya bahwa orang-orang sekitarnya
adalah jahat ataupun baik.
5.
Keterampilan-keterampilan dan tugas-tugas
Pekerjaan dan tugas membuat hidup bersifat kontinuitas.
Kematangan dan kesehatan psikologis dapat diambil dari melakukan tugas atau
pekerjaan yang menuntut komitmen, tanggung jawab dan dedikasi.
6.
Pemahaman diri
Pribadi yang sehat mencapai tingkat pemahaman diri yang
lebih tinggi daripada orang-orang yang neurotis. Pemahaman tentang
hubungan/perbedaan keadaan antara diri orang lain dengan dirinya sangat
penting. Semakin paham seseorang tentang pandangan tersebut semakin matang
kepribadiannya.
7.
Filsafat hidup yang mempersatukan
Kepribadian yang sehat memiiliki kemampuan lebih dalam
memandang ke depan dan mempunyai tujuan yang jelas.
Konsep Kepribadian Menurut Allport
Menurut Allport
kepribadian adalah organisasi dinamis dari sistem psikofisik individu yang
menentukan caranya yang khas untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Dengan kata lain kepribadian menurut Allport adalah hal yang mencangkup sistem
fisik maupun psikologis, termasuk perilaku yang dapat kita lihat dan yang tidak
dapat kita lihat, serta bukan hanya seseuatu tapi juga melakukan sesuatu
(aktif).
Daftar Pustaka:
Schultz, Duane. (1991). Psikologi Pertumbuhan. Yogyakarta: PT. Kanisius
Feist, J & Feist, G. (2010). Teori Kepribadian. Jakarta: Salemba Humanika
Feist, J & Feist, G. (2010). Teori Kepribadian. Jakarta: Salemba Humanika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar